
KEGIATAN SOSIALISASI ANTI BULLYING MI DARUT TA’LIM
Dalam rangka mendukung program Pendidikan Ramah Anak yang dicanangkan oleh pemerintah, MI Darut Ta’lim melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti Bullying yang dimulai pada tanggal 3 November 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
Sebagai langkah awal, Kepala Madrasah membentuk Satgas Khusus Anti Bullying yang diketuai oleh Ust. M. Zainal Abidin, M.Pd. Tim ini bekerja sama dengan dewan guru dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi.
Sebelum kegiatan dimulai, tim khusus terdiri dari Bu Lulu Atul Mubriko, Bu Lestari Linda Pratiwi, Ust. M. Zainal Abidin, dan Bu Nur Hasanah, di bawah Arah Kepala Madrasah, terlebih dahulu merumuskan bentuk-bentuk bullying beserta levelnya, mulai dari perundungan verbal, fisik, sosial, hingga siber. Tim juga melakukan tindak lanjut yang tepat bagi pelaku maupun korban, dengan pendekatan pelatihan dan konseling agar tercipta efek jera tanpa mengabaikan nilai-nilai pendidikan karakter.
Setelah rumusan tersebut selesai disusun, hasilnya disosialisasikan kepada seluruh guru MI Darut Ta’lim agar memiliki pemahaman yang sama dalam menangani kasus perundungan di lingkungan madrasah. Selanjutnya kegiatan sosialisasi kepada siswa dilaksanakan secara langsung di tiap-tiap kelas, dengan pendampingan oleh Satgas Anti Bullying didampingi oleh Kepala Madrasah atau anggota Satgas, serta dua guru pendamping setiap kelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa memahami pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman sebaya, baik secara fisik maupun emosional.
Kegiatan Sosialisasi Anti Bullying ini menjadi langkah nyata MI Darut Ta’lim dalam mewujudkan madrasah yang ramah anak, di mana setiap peserta didik mendapat perlindungan, kenyamanan, serta kesempatan yang sama untuk berkembang secara optimal. Diharapkan, dengan sosialisasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan, angka kasus bullying dapat terus menurun dari tahun ke tahun, dan tercipta suasana belajar yang lebih harmonis di lingkungan MI Darut Ta’lim.


