MI Berbagi – Jum’at Berkah (Keceriaan Murid MI. Darut Ta’lim Menyebarkan Kebaikan)

MI Berbagi – Jum’at Berkah (Keceriaan Murid MI. Darut Ta’lim Menyebarkan Kebaikan)

Jum’at Berkah” di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Ta’lim Surabaya menjadi salah satu program yang paling dinantikan para santri cilik. Setiap hari Jum’at, suasana MI selalu tampak berbeda: lebih ramai, lebih ceria, dan penuh semangat berbagi.

Awal Kegiatan

Program ini muncul dari keinginan ustadz-ustadzah untuk mengajarkan nilai kepedulian sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga belajar tentang berbagi, sopan santun, dan empati kepada sesama.

Dari awal yang sederhana, kegiatan ini kini menjadi rutinitas indah yang diikuti semua santri MI.

Apa yang Dibagikan?

Isi pembagian biasanya disesuaikan dengan kemampuan dan donasi yang masuk. Wujudnya meliputi:

  • roti atau kue sederhana,

  • nasi kotak kecil,

  • minuman,

  • atau snack yang dibawa bersama-sama.

Meskipun kecil, bagi santri MI kegiatan ini terasa sangat berarti.

Bagaimana Kegiatannya Berlangsung?

Setiap Jum’at pagi, para santri MI berkumpul dengan penuh semangat. Kegiatan biasanya dimulai dengan:

  1. Doa bersama, agar kegiatan berbagi membawa berkah.

  2. Pengemasan makanan dengan bantuan ustadz/ustadzah.

  3. Pemberian arahan tentang adab ketika memberi, seperti mengucap salam dan tersenyum.

Setelah itu, para santri berbaris rapi dan mulai membagikan makanan ke:

  • teman sekolah,

  • guru,

  • warga sekitar,

  • dan kadang pengendara yang melintas di depan madrasah.

Suasana menjadi sangat ramai dan menyenangkan. Mereka tertawa, belajar saling menolong, dan menikmati momen yang tidak akan terlupakan.

Nilai yang Dipelajari Santri

Kegiatan ini memberikan banyak pelajaran bagi anak-anak:

  • Belajar ikhlas, karena berbagi tidak harus besar.

  • Belajar sopan, bagaimana memberi dengan senyum dan salam.

  • Belajar berani, berinteraksi dengan orang lain di luar sekolah.

  • Belajar peduli, melihat bahwa banyak yang membutuhkan perhatian.

Santri MI Darut Ta’lim tumbuh bukan hanya cerdas di kelas, tetapi juga memiliki hati yang peka dan mudah berbagi.

Peran Orang Tua dan Donatur

Keterlibatan wali santri menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Banyak orang tua yang:

  • mengirim roti atau jajanan,

  • membantu menyiapkan konsumsi,

  • atau memberikan donasi sederhana.

Dari dukungan inilah kegiatan Jum’at Berkah bisa terus berjalan dan semakin besar manfaatnya.

Penutup

“Santri MI Berbagi – Jum’at Berkah” bukan hanya kegiatan sosial biasa, tetapi merupakan pembelajaran karakter bagi santri cilik Darut Ta’lim. Dengan kegembiraan mereka dalam berbagi, pesantren berharap tumbuh generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia dan penuh kasih sayang.

Semoga tradisi ini terus menjadi cahaya bagi para santri dan masyarakat sekitar.

BAGIKAN :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.